Ketika Raga Telah Menjadi Bangkai

Gambar : photobucket.com


Sekujur tubuh kaku tiada arti
Semua sanak family menangis ditinggal mati
Membuat bahagia mereka yang dengki
Anak istri hanya bisa merelakan kita dibawa pergi

Rakyat jelata sampai pejabat tinggi
Semua diperlakukan sama ketika mati
Uang, emas permata yang ditumpuk meninggi
Tak bisa dibawa meski dulu selalu diingini

Raga yang dulu dijaga
Wajah yang dahulu indah rupa
Hanya ditempatkan ditanah yang sama
Untuk kemudian tubuh dihimpitnya
Menghadap kiblat

Meski ramai orang mengantarkan
Namun semua untuk meninggalkan
Hingga akhirnya tinggalah kau sendiri menanti balasan
Balasan perbuatan yang sering kau sepelekan
Hingga akhirnya membuat kau begitu ketakutan
Tertimbun sendiri dalam perut bumi
Sampai tiba malaikat menanyai

Rumah mewah beserta kamar yang indah
Hanya bisa menjadi saksi sejarah
Akan ketamakan dan keangkuhan
Atau saksi akan banyaknya peribadatan

Inilah akhirnya
Awal kesenangan yang kekal
Atau kesengsaraan tanpa ujung

Wahai orang-orang yang masih bernafas dan tahu banyak arah
Balasan untukmu tak mungkin salah
Oleh karena itu segeralah perbaiki ibadah
Agar tidak menyesal karena salah arah

Kamal, Usai sahur antara pagi yang dingin dibulan Ramadhan
Selasa 06 Juni 2017


Belum ada Komentar untuk "Ketika Raga Telah Menjadi Bangkai"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel