Rahasia Menjadi Manusia yang Selalu Beruntung


Siapa yang tidak ingin menjadi manusia yang selalu beruntung, semua orang pasti menginginkannya. Namun bagaimana caranya agar kita selalu mendapatkan keberuntungan dalam hidup, bahkan hingga setelah hidup.

Mengutif kata-kata dari om Mario Teguh, bahwa jika kita ingin keberungan selalu setia kepada kita, maka kita harus bisa setia pula pada setiap perilaku yang memberuntungkan. Lantas apa sajakah sikap memberuntungkan itu?

Macam-Macam Sikap Memberuntungkan
Agar bisa menjadi mansuia yang selalu beruntung, maka kita harus senantiasa berupaya membiasakan sikap yang memberuntungkan. Adapun sikap yang memberuntungkan tersebut adalah sebagai berikut :

Memelihara Diri Agar Selalu Dekat dengan Tuhan

Jika kebahagiaan dan keberungan dapat diukur dengan materi, tentu orang-orang kaya yang bergelimbang harta sangat mudah untuk mendapatkannya. Namun buktinya, tidak sedikit orang-orang kaya, memiliki popularitas tinggi dan lainnya, yang justru mati bunuh diri.

Inilah bukti akan betapa benarnya firman Allah dalam Al-Qur'an, yang kurang lebih artinya "Hanya dengan Mengingat Allah lah hati bisa menjadi tenang."

Ketenangan adalah salah satu kebahagiaan jiwa, dan selalu dekat dengan Tuhan adalah keberungan paling utama, yang bisa dengan mudah mengundang berbagai keberuntugan lainnya.

Bayangkan sobat sangat dekat dengan seorang presiden, tentu sobat akan bisa memperoleh banyak keuntungan darinya. Misalnya ketika sobat meminta menjadi salah satu mentri, atau lainnya.

Bayangkan, ketika sobat dekat dan sangat disayangi oleh Dzat Pemilik Segalanya, tentu menjadi manusia yang selalu beruntung adalah suatu perkara mudah. Sebab hakikatnya segala hal yang terjadi di dunia ini, semua hanya bisa terjadi atas izin dan kehendak Tuhan.

Setia Kepada yang Benar


Segala hal yang kita perbuat, sejatinya adalah untuk kita sendiri. Inilah bukti nyata akan kebenaran ada tidaknya surga neraka kelak.

Dengan setia kepada yang benar, berarti kita sedSebagai manusia yang dibekali hati nurani dan pikiran, sobat tentu pernah mengalaminya. Ketika diri melakukan kesalahan, maka hati dan pikiran akan risau, resah, dan juga gelisah. Sebaliknya, keterntraman jiwa sangat terasa, sesaat usai kita melakukan kebaikan.

Kebaikan mengandung energi positif, sehingga ia akan dapat dengan mudah menarik hal-hal positif, yang akan menjumpai hidup kita.


Penuhi Hati dan Pikiran dengan Kebaikan

Sebagai manusia yang dibekali hati nurani dan pikiran, sobat tentu pernah mengalaminya. Ketika diri melakukan kesalahan, maka hati dan pikiran akan risau, resah, dan juga gelisah. Sebaliknya, keterntraman jiwa sangat terasa, sesaat usai kita melakukan kebaikan.

Baca Juga : Kunci Sukses dengan Kekuatan Pikiran yang Harus Kamu Tahu

Kebaikan mengandung energi positif, sehingga ia akan dapat dengan mudah menarik hal-hal positif, yang akan menjumpai hidup kita.

Senantiasa Mencari Cara Agar Bisa Semakin Bermanfaat untuk Sesama

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain," demikian kurang lebih dari arti salah satu hadits Nabi Muhammad Saw. Sebuah petunjuk agar kita bisa menjadi manusia terbaik, dengan takdir terbaik.

Keinginan bisa meningkatkan peran kita agar bisa semakin bermanfaat untuk sesama, adalah salah satu cara terampuh untuk merayu Tuhan Semesta Alam. Layaknya seorang kurir, tentu sang pemilik akan sangat percaya mengamanatkan banyak hal, ketika kita senantiasa menyalurkan semua amanat-Nya dengan tepat.

Kegagalan dan Kesalahan Adalah Loncatan Memperbaiki Diri


Manusia memang diciptkan sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna, namun bukan berarti tak memiliki kekurangan. Kesalahan adalah salah satu hal yang kerap dilakukan manusia, inilah sebabnya kenapa nenek moyang kita, Nabi Adam As. akhirnya terusir dari syurga.

Namun demikian, tidak semua kesalahan adalah hal negatif. Kesalahan bisa menjadi baik, mana kala ia bisa mengantarkan pelakunya menjadi manusia yang lebih baik.

Caranya tentu saja kesalahan dijadikan ajang introveksi diri, perbaikan, penyesalan, dan motivasi untuk senantiasa melakukan berbagai perbuatan, yang dicintai Tuhan.

Berwajah Ramah dan Suara Pengasih

Tuhan Yang Maha Pengasih sangat mencintai hamba-Nya yang penuh dengan kasih sayang. Salah satu hadits Nabi menjelaskan bahwa, tidak akan disayang orang yang tidak berkasih sayang.

Dengan kita senantiasa berkasih sayang, maka Tuhan dan seluruh makhluk-Nya akan senantiasa mencintai kita.

Salah satu cara terbaik menunjukan kasih sayang, yaitu dengan senantiasa berwajah ramah dan suara pengasih. Selain itu, jangan lupa untuk selalu bersikap lembut terhadap orang tua, terlebih dengan anak-anak.

Masih banyak sekali rahasia menjadi manusia yang selalu beruntung diantaranya sebagai berikut :
  1. Hati yang Selalu Bersyukur
  2. Ikhlas Mengecilkan Diri untuk Membesarkan Hati Sesama
  3. Setia Kepada Keluarga
  4. Rajin, Jujur, dan Adil dalam Perniagaan
  5. Amanah dalam Memimpin
Demikian penjelasan mengenai rahasia menjadi manusia yang selalu beruntung. Semoga kita selalu bisa menjadi manusia yang selalu dicintai Tuhan, sebab cinta dari Tuhan adalah sebesar-besarnya keberuntungan bagi kita manusia, yang tak bisa lepas sedetikpun dari pertolongan-Nya.

Belum ada Komentar untuk "Rahasia Menjadi Manusia yang Selalu Beruntung"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel