Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Ayo Ngaji dan Dzikir

Maulana  Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Ayo Ngaji dan Dzikir | Pengajian Rutin kliwonan dan Dzikir bersama Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya di Kanzuz Sholawat Pekalongan Jawa - Tengah besok Jum'at, 27 September 2019 

Ibnu Athaillah berkata terkait hikmah atau fadhilah dari dzikir

لا تترك الذكر لعدم حضور قلبك مع الله فيه لأن غفلتك عن وجود ذكره أشد من غفلتك في وجود ذكره فعسى أن يرفعك من ذكر مع وجود غفلة إلى ذكر مع وجود يقظة ومن ذكر مع وجود يقظة إلى ذكر مع وجود حضور ومن ذكر مع وجود حضور إلى ذكر مع غيبة عما سوى المذكور (وَمَا ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ بِعَزِيزٍ)ـ

Jangan tinggalkan dzikir karena kelalaian hatimu yang tidak bersama Allah, karena kelalaian tanpa dzikir, lebih buruk daripada kelalaian dengan dzikir.

Bisa jadi Allah mengangkatmu dari dzikir dengan kelalaian ke dzikir dengan hati terjaga, dari dzikir dengan hati terjaga ke zikir dengan hati waspada, dari dzikir dengan hati waspada ke dzikir fana.

Maulana  Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Ayo Ngaji dan Dzikir
Fadhilah mengikuti pengajian Rutin

Nabi SAW bersabda :

عَنْ سُهَيْلِ بن حَنْظَلَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:"مَا جَلَسَ قَوْمٌ مَجْلِسًا يَذْكُرُونَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فِيهِ، فَيَقُومُونَ حَتَّى يُقَالَ لَهُمْ قُومُوا، قَدْ غَفَرَ اللَّهُ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ، وبُدِّلَتْ سَيِّئَاتُكُمْ حَسَنَاتٍ

Dari Suhail bin Handzalah, Rasulullah Saw bersabda:

Tidaklah suatu kaum duduk untuk barzikir kepada Allah kemudian mereka berdiri, kecuali ada yang memanggil mereka: “Berdirilah kalian, maka sungguh Allah telah mengampuni dosa-dosa kalian dan mengganti keburukan-keburukan kalian dengan kebaikan.” (HR. Thabrani)


Maulana  Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Ayo Ngaji dan Dzikir
Di dalam kitab Tanbihul Ghafilin, Imam Abu Laist mengatakan bahwa barangsiapa yang selesai dari menuntut ilmu atau duduk bersama orang-orang alim dalam suatu majlis ta’lim meskipun tidak dapat menghafalkan satupun dari apa yang dia dengar atau pelajari, maka baginya ada 7 kemuliaan:

1. Mendapatkan keutamaan orang yang mencari ilmu.

Meskipun tidak menghafalatau tidak mampu memahami dengan sempurna apa yang dia pelajari, tetapi dia akan tetap mendapatkan pahala mencari ilmu.

2. Selama masih duduk di dalam majlis ta’lim tersebut, maka dia akan tertahan untuk melakukan dosa atau kesalahan.

Maksudnya adalah karena dirinya disibukkan dengan menuntut ilmu, maka akan berkurang waktunya untuk melakukan hal-hal yang sia-sia.

3. Ketika keluar dari rumahnya menuju majlis ta’lim akan turun rahmat untuknya.

4. Ketika sudah berada di majlis ta’lim dan duduk bersama yang lain akan senantiasa mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT.

5. Selama mendengarkan apa yang disampaikan di dalam majlis ta’lim tersebut , maka akan ditulis kebaikan baginya.

6. Malaikat akan mengelilinginya dengan sayap-sayapnya karena ridlo dengan apa yang dia kerjakan dengan berada di dalam suatu majlis ta’lim.

7. Setiap langkahnya menuju majlis ta’lim akan menghapus dosanya dan mengangkat derajatnya serta menambah kebaikannya.

Maulana  Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Ayo Ngaji dan Dzikir
Semoga setelah mengetahui begitu banyak keutamaan bagi para penuntut ilmu atau mengikuti pengajian rutin dan dzikir , kita dijadikan orang-orang yang semakin mencintai ilmu dan lebih mendekatkan diri kepada perkumpulan-perkumpulan yang bersifat keagamaan dan keilmuan di majlis

Maulana  Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Ayo Ngaji dan Dzikir
Dan semoga kita semua dijadikan orang-orang yang selalu bisa hadir disetiap dalam majlis khususnya pengajian rutin Kliwon Kanzuz Sholawat Pekalongan yang di bimbing langsung oleh Guru kita semua yaitu Maulana
Habib Muhammad Luthfi bin Yahya

Dan semoga kita selalu mendapatkan keberkahan daripada para guru kita semua

Amiin amiin amiin yaa robbal 'aalamiin

اللهم صل على سيدنا محمد النبى الأمى الحبيب العالى القدر العظيم الجاه وعلى آله وصحبه وسلم

Copas Majlis Ta'lim Darul Hasyimi

Belum ada Komentar untuk "Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Ayo Ngaji dan Dzikir"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel