Penjelasan Lengkap Mengenai Cara Rasulullah SAW Bercincin

Mengetahui cara Rasulullah saw bercincin bukan hany penting diketahui oleh sahabat muslim yang hobi menggunakan cincin, namun lebih dari itu tentu saja untuk semakin mengenal sunah-sunah beliau. Dengan mengetahuinya, semoga bertambah kecintaan kita kepada beliau, dan setiap yang kita lakukan senantiasa mendapat pahala dari Allah Swt, sebab mengikuti apa yang telah dicontohkan oleh baginda Nabi, merupakan salah satu ibadah kepada-Nya.

Sama seperti yang lainnya, dalam memakai cincin pun ada adabnya. Untuk lebih jelasnya mengenai cara bercincin Rasulullah saw, berikut penjelasan dari kitab kitab As-Syamaa�il al-Muhammadiyah � Imam At-Thirmidzi.

Baca Juga  : Penjelasan Mengenai Bentuk Cincin Rasulullah SAW

Dalam sebuah riwayat yang bersumber dari �Ali bin Abu Thalib k.w. dikemukakan:


Sesungguhnya Nabi saw. memakai cincinnya di jari tangan kanannya.

Diriwayatkan oleh Muhammad bin Sahl bin Asakir al-Baghdadi dan diriwayatkan pula oleh 'Abdullah bin 'Abdurahman, keduanya menerima dari Yahya bin Hisan dari Sulaiman bin Bilal dari Syarik bin Abdullah bin Abu Namir dari Ibrahim bin �Abdullah bin Hunain dari bapaknya yang bersumber dari �Ali bin Abu Thalib k.w..

Hammad bin Salamah r.a. bercerita, �Aku melihat Ibnu Ahi Rafi' memakai cincin pada jari tangan kanannya�. Kemudian aku bertanya tentang hal tersebut. Ia menjawab, �Aku melihat 'Abdullah bin Ja'far memakai cincin pada jari tangan kanannya�, serta �Abdullah bin Ja�far r.a. mengatakan:


Rasulullah saw. memakai cincin pada jari tangan kanannya.

Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani', dari Yazid bin Harun yang bersumber dari Hammad bin Salamah r.a..

'Abdullah bin Ja�far mengemukakan :


Sesungguhnya Nabi saw. memakai cincin pada jari tangan kanannya.

Diriwayatkan oleh Yahya bin Musa dari 'Abdullah bin Numair dari Ibrahim bin Fadlal dari 'Abdullah bin Muhammad bin �Uqail yang bersumber dari 'Abdullah bin Ja�far r.a..
Keterangan : Ibrahim bin Fadl-l bin Sulaiman al-Makhzumi, menurut adz-Dzahabi dia adalah syekh kota Madinah, periwayatannya diterima oleh Tirmidzi, Baihaqi dan Ibnu Majah, tetapi menurut Ibnu Ma�in periwayatannya lemah, sedangkan menurut Imam Ahmad periwayatannya tidak kuat.
Dalam sebuah riwayat yang bersumber dari Jabir bin 'Abdullah r.a. dikemukakan:


Sesungguhnya Nabi saw. memakai cincin di jari tangan kanannya.

Diriwayatkan oleh Abul Khaththab Ziyad bin Yahya yang diterimanya dari 'Abdullah bin Maimun dari Ja�far bin Muhammad dari Muhammad yang bersumber dari Jabir bin �Abdullah r.a..

Shalt bin 'Abdullah bercerita: Ibnu 'Abbas r.a. memakai cincin di jari tangan kanannya. Aku mempunyai dugaan seandainya hal itu ditanyakan kepadanya ia akan menjawab:

Rasulullah saw. memakai cincin di jari tangan kanannya.5

Diriwayatkan oleh Muhammad bin Humaid ar-Razi dari Jarir dari Muhammad bin Ishaq yang bersumber dari Shalt bin "Abdullah.

Keterangan : Ia adalah Shalt bin 'Abdullah bin Naufal bin al-Harits bin 'Abdullah Muthalib yakni generasi keenam dan periwayatannya diakui oleh Imam Abu Daud.

Ibnu 'Umar r.a. pernah meriwayatkan:


Sesungguhnya Nabi saw. membuat cincin dari perak. Ia meletakan bagian matanya berada pada bagian telapak tangannya. Ia mengukir padanya kalimat Muhammad rasulullah. Ia melarang orang lain mengukir tulisan itu di atas cincin. Cincin itulah yang jatuh oleh Mu'qaib di sumur Aris.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi 'Umra dari Sufyan dari Ayub bin Musa dari Nafi' yang bersumber dari Ibnu 'Umar.

Keterangan :

  • Mu'aiqib adalah nama seorang sahabat Nabi saw. yang ikut serta dalam ghazwah Badar dan pernah pula hijrah ke Absesinia. Abu Bakar r.a. dan 'Umar r.a. dan 'Utsman r.a. mengangkatnya menjadi pejabat yang mengurus Baitul mal. Ia pula yang ditugasi untuk mengurus cincin Nabi saw. sampai terjatuh di sumur Aris.
    Pada riwayat Bukhari, cincin itu jatuh dari tangan 'Utsman r.a.. Yaitu : Pada mulanya 'Utsaman duduk di tepi sumur itu, kemudian mengeluarkan cincin itu dan mempermainkannya, namun terjatuh ke dalam sumur.
  • Ibnu Abi 'Umar yaitu Muhammad, sedangkan Sufyan ialah Ibnu 'Uyainah.

Ja'far bin Muhammad menceritakan pengalaman bapaknya sebagai berikut :
Hasan r.a. dan Husain r.a. memakai cincin di jari tangan kiri mereka.

Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa'id dari Hatim bin Isma'il dari Ja'far bin Muhammad yang bersumber dari bapaknya (Ket: Dia adalah Shadiq bin al-Baqir).

Ket: Kemungkinan perbuatan Hasan dan Husain itu masih mengikuti perbuatan Nabi saw. karena kadang-kadang beliau pun memakai cincin di tangan kirinya.

Dalam sebuah riwayat yang bersumber dari Nafi' bin 'Umar r.a. diungkapkan :

Rasulullah saw. membuat cincin dari emas, kemudian dipakai di jari tangan kanannya, maka orang-orang pun membuat cincin dari emas. Kemudian cincin itu dilemparkan oleh Rasulullah saw, seraya bersabda,
"Aku takkan memakainya lagi untuk selama-lamanya." Orang-orang pun melemparkan cincin mereka.

Diriwayatkan oleh Muhammad bin 'Ubaidillah al-Muharibi dari 'Abdul 'Aziz bin Abu Hazim dari Musa bin 'Uqbah yang bersumber dari Nafi' bin 'Umar r.a.

Demikian penjelasan mengenai cara Rasulullah saw. bercincin, semoga bermanfaat.. Bagi Anda yang ingin membaca semua isi kitab Asy-Syama-ilul Muhammadiyyah yang membahas lengkap, Pribadi dan Budi Pekerti Rasulullah SAW, silahkan bisa klik di sini.

Belum ada Komentar untuk "Penjelasan Lengkap Mengenai Cara Rasulullah SAW Bercincin "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel